SISTEM PERADILAN DI INDONESIA

Berbicara masalah sistem peradilan di suatu negara , tidak akan terlepas dari sistem hukum yang dianut oleh negara tersebut. Sistem hukum yang ada dan berlaku di Indonesia terdiri dari :

1. Sistem Hukum Eropa Kontinental

2. Sistem Anglo saxon (Hanya Sebagian),

3. Sistem Hukum Islam,

4. Sistem Hukum Adat,

1. Sistem Hukum Eropa Kontinental

Sistem hukum Eropa kontinental berlaku dan ada di Indonesia dibuktikan dengan tatacara berperkara (persidangan ) di Indonesia sama dengan sistem eropa kotinental, Contohnya dalam beracara pidana misalkan dengan adanya : Hakim, Jaksa , Pengacara, Terdakwa dll yang sama dengan negara penganut sistem hukum eropa kontinental seperti Belanda.Sistem Hukum Eropa Kontinental ada di Indonesia dikarenakan faktor sejarah, yaitu karena Indonesia dijajah oleh Belanda.

2. Sistem Hukum Anglo Saxon

Sistem hukum Anglo saxon berlaku di Indonesia dapat dibuktikan dengan

a.ketentuan bahwa hakim diharuskan menggali nilai nilai yang hidup dimasyarakat,

b.kemudian dengan adanya yurisprudensi di Indonesia, bedanya yurisprudensi dengan negara penganut anglo saxon secara murni adalah : di dalam negara penganut anglo saxon murni (seperti Inggris), hakim terikat pada (precedent) yaitu putusan putusan hakim terdahulu dalam perkara yang sama bersifat mengikat kepada hakim hakim selanjutnya dalam melakukan putusan, sedangkan di Indonesia tidak terikat, jika dirasa sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan masyarakat / keadilan masyarakat, maka hakim boleh mengesampingkannyai.

3. Sistem Hukum Islam

Sistem hukum Islam, sistem hukum ini berlaku di Indonesia dikarenakan berbagai faktor,misalkan dikarenakan faktor masyarakat, hampir sebagian besarmasyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Berlakunya sistem hukum ini dapat dibuktikan dengan :

a.adanya pengadilan agama, khususuntuk orang yang beragama Islam yang mengatur tentang perceraian secara Islam dll,

b.adanya lembaga pencatat perkawinan yang khusus untuk umat Islam seperti KUA.

c.adanya UU yang mengadopsi ajaran Islam, seperti UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.

4. Sistem Hukum Adat

Sistem Hukum Adat, sistem hukum adat berlaku di Indonesia dikarenakan, hukum adat adalah hukum asli bangsa Indonesia, sehingga sudah dipastikan bahwa sistem hukum itu ada dan berlaku di Indonesia. Banyak sekali hal hal yang membuktikan sistem hukum adat berlaku di Indonesia, seperti

a.adanya penyelesaian konflik-konflik secara adat (misalkan penyelesaian konflik secara adat di Papua).

b.Sebagian besar masyarakat Indonesia masih patuh dan tunduk kepada hukum adat. Contohnya : Pembagian waris secara adat, dll

c.Hukum adat sendiri diakui dan dijamin oleh konstitusi, yaitu pada pasal 18 B dan 28 I UUD 1945.

Sumber  : http://rudipradisetia.blogspot.com

Posted on 23 Juni 2012, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: