Laporkan korupsi Melalui Sms

Anda mengetahui ada praktik
korupsi? Laporkan saja ke
Komisi Pemberantasan
Korupsi. Sekarang pelaporan
menjadi lebih mudah setelah
KPK membuka akses khusus
melalui pesan singkat.
Cukup dengan mengirim pesan
singkat ke nomor 1575, Anda
telah berpartisipasi dalam
memberantas tindak pidana
korupsi. Akses khusus
pelaporan korupsi melalui
pesan singkat tersebut
merupakan hasil kerja sama
KPK dengan sejumlah operator
seluler di Indonesia.
Wakil Ketua KPK Bambang
Widjojanto mengatakan bahwa
kerja sama ini merupakan
bentuk kebijakan pencegahan
tindak pidana korupsi yang
dilakukan KPK. “Lagi-lagi ingin
dikesankan kalau
pemberantasan korupsi tidak
harus dengan cara
menangkap, tapi juga bisa
dengan membangun kebijakan,
sistem pencegahan seperti ini,”
kata Bambang di Jakarta,
Senin (16/7/2012).
Sejumlah operator seluler yang
menjalin kerja sama dengan
KPK itu adalah PT Axis
Telekom Indonesia, PT Bakrie
Telekom Tbk, Hutchison
Telecommunication, PT
Indosat Tbk, PT Sampoerna
Telekomunikasi, Telkomsel,
PT Smartfren Telecom Tbk,
PT Telkom, dan PT XL Axiata
Tbk. Menurut Bambang, kerja
sama dengan operator seluler
ini memperluas upaya
pencegahan tindak pidana
korupsi. Pasalnya, pelanggan
seluler di Indonesia sudah
mencapai 220 juta sehingga
hampir setiap penduduk
memiliki satu telepon seluler.
“Saya ingin apresiasi dedikasi
kerja sama ini karena
perusahaan seluler memiliki
peran penting dalam
pemberantasan korupsi. Hari
ini teman-teman di bisnis
seluler memperlihatkan bisnis
kalangan swasta bisa jadi
bagian penting dalam
pemberantasan korupsi,” kata
Bambang.
Perwakilan PT Bakrie Telekom
Tbk, Rahmat Junaedi,
menjelaskan, masyarakat yang
mengirim pesan singkat ke
1575 akan dikenakan tarif
sesuai dengan operator
masing-masing. “Kalau di
Bakrie, Rp 1 per karakter,”
katanya.
Mengapa tidak digratiskan
saja? Menurut Rahmat, jika
bebas biaya, dikhawatirkan
pesan singkat yang masuk
lebih banyak mengandung
informasi tidak serius. Rahmad
juga memastikan bahwa
laporan masyarakat yang
masuk ke 1575 akan terjamin
keamanannya.
Sesuai dengan kesepakatan,
pihak operator tidak berhak
mengakses pesan pendek
yang masuk ke nomor 1575.
Tidak ada campur tangan
manusia dalam proses
jalannya pesan ke server.
Setiap pesan yang dikirim
akan langsung masuk ke
server KPK. “Dari pelanggan
langsung ke server, tidak ada
human touch di sana. Tidak
perlu khawatir operator
melakukan sesuatu karena
data pelanggan dijamin, kami
tidak berhak membuka isi
SMS selain diminta penegak
hukum. Bahkan Kemenkominfo
minta pun, kami tidak akan
berikan,” ujar Rahmat.
Selain itu, identitas pengirim
pesan ke 1575 tersebut tidak
akan dipublikasikan. Identitas
pengirim tidak bisa diakses
karena tidak perlu mendaftar.
Bambang menambahkan,
selain layanan pesan singkat,
KPK juga menyediakan whistle
blower system yang
memungkinkan masyarakat
untuk melapor. Jika merasa
informasi yang akan
disampaikan sangat penting
dan kerahasiaannya tinggi,
Bambang mengusulkan untuk
dilaporkan melalui whistle
blower system. Jadi, tunggu
apa lagi, ayo laporkan!

SUMBER

Posted on 16 Juli 2012, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: